Jumat, 13 Agustus 2021

MAKNA JENANG SURO PADA PERAYAAN TAHUN BARU ISLAM

Perayaan Tahun Baru Islam atau identik dengan sebutan malam satu suro dirayakan oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Biasanya perayaan dilakukan dengan arak-arakan warga yang membawa obor sambil bersyahadat sepanjang jalan. Tapi karena Tahun Baru Islam ini dalam masa Pandemi, maka arak-arakan ditiadakan.

Disamping itu perayaan Tahun Baru Islam di Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang tak lepas dari pembuatan 'Jenang (bubur) Suro.

Jenang Suro berbeda dengan bubur lainnya yang dimasak oleh masyarakat di Jawa, jenang mereka yang biasanya terkenal manis bahkan diberi nama jenang abang di satu suro ini malah terasa gurih dan asin.

Bahkan dari penamaannya saja Jenang Suro ini melambangkan nama baik, reputasi baik dan budi pekerti yang harus dijunjung manusia. Apalagi penyajian bubur ini juga dilakukan pada awal tahun menurut penanggalan islam, yang berarti menjadi jalan manusia menuju tahun baru dengan pemikiran yang lebih baik.

Tak hanya itu, pemilihan jenang alih-alih nasi sebagai menu yang disajikan dalam perayaan satu suro ini juga memiliki makna persatuan. Jenang adalah panganan yang akan melekat satu sama lain, sulit dipecah seperti nasi.

Maknanya adalah, semua akan menjadi satu, tidak boleh egois. Lengket dan saling bahu-membahu. Jadi konsep jenang atau bubur itu berhubungan dengan nama baik, berhubungan dengan budi pekerti, berhubungan dengan menghilangkan ego pribadi dan lebih ke sosial kolektif.

Tak hanya itu, rasa gurih dalam bubur suro juga menggambarkan realita kehidupan yang harus dijalani manusia. Jika rasa manis identik dengan suka cita, maka pemilihan rasa gurih dan asin dalam bubur suro berhubungan realita kehidupan.

Konsep dari realita dunia. Jadi orang gak boleh menentang takdir atau tolak keputusan Tuhan. Istilahnya asam garam kehidupan ada di dalam bubur ini.

Konsep Jenang suro ini juga bisa jadi identik dengan rasa duka cita yang dialami umat islam setelah Syaidina Husein, cucu Nabi Muhammad SAW meninggal dalam perang.

Oleh karena itu, sebagai ungkapan duka cita, umat islam mengenang dengan membuat bubur suro dan membagikannya ke anak-anak yatim di sekitar mereka.

Jadi ya makna sebenarnya dari bubur suro ya saling membantu, mendoakan.

(Dikutip dari beberapa sumber)

Minggu, 08 Agustus 2021

TOURNAMENT U-17 HUT RI KE-76 DI LAPANGAN DESA KRAI KECAMATAN YOSOWILANGUN

Pada Hari Minggu, tanggal 08 Juli 2021, pukul : 10.00 WIB Tim Sepak Bola kebanggaan Desa Kalibendo yaitu Dewa Ruci (Dewa Junior FC) Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumjang telah mengikuti Tournamen U-17 HUT RI ke-76 di Lapangan Desa Krai Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang.

Pada babak penyisihan, Tim Dewa Junior FC (Kalibendo) melawan Tim Gunung Sari FC dari Kabupaten Jember yang pada akhirnya Tim Dewa Junior FC (Kalibendo) berhasil menggempur lawan hingga menang 6 (enam)


Setelah itu berlanjut ke babak Semi Final,
Tim Dewa Junior FC (Kalibendo) melawan Tim Bangkit Putra dari Desa Pulo Kecamatan Tempeh

Pada pertandingan ini terjadi pertarungan sengit hingga adu penalti yang akhirnya Tim Dewa Junior FC (Kalibendo) kandas dan harus puas di juara ke 4 (empat).

Pelatih Tim Dewa Junior FC (Kalibendo) Aulia Rahman mengatakan ''Jangan berkecil hati dan pesimis karena juara 4 bukan hasil akhir yang di raih, melainkan awal dari Kebangkitan Tim kita untuk lebih giat berlatih dan selau memberikan yang terbaik buat desa tercinta"

Semangat dan Sukses selalu 







Kamis, 05 Agustus 2021

DATA SEBARAN COVID-19 (04/08/2021)

300 KPM PKH DESA KALIBENDO MENDAPATKAN BSB

Lumajang, (04/08/2021), 300
Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) Desa Kalibendo mendapatkan Bantuan Sosial Beras (BSB) yang bertempat di Dusun Karang Anyar Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang.

Penyerahan BSB ini dilaksanakan oleh Kepala Desa Kalibendo (Asnawi Mangku Alam) bersama Perangkat Desa Kalibendo, Bhabinkamtibmas dan Babinsa dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

Bantuan beras ini benar-benar dapat membantu kehidupan warga di tengah masa Pandemi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Alhamdulillah" ujar salah satu warga setelah menerima bantuan beras sambil tersenyum.

Babinsa Desa Kalibendo mengutarakan bahwa pengamanan penyaluran BSB KPM PKH dari Pemerintah kepada warga masyarakat mutlak menjadi tanggung jawab TNI-Polri. "Saya berharap warga tetap bersabar selama masa Pandemi ini. Saya tahu, saat ini adalah masa-masa sulit. Tetapi dengan gotong royong, saya yakin, segala kesulitan bisa teratasi", tutup Babinsa.

Sementara itu, Kepala Desa Kalibendo menjelaskan bahwa BSB ini merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah dalam membantu meringankan beban hidup KPM PKH selama masa pemberlakuan PPKM Darurat dan selama masa Pandemi. "Saya berharap, warga Desa Kalibendo bersabar selama masa Pandemi ini. Pemerintah telah banyak lakukan upaya untuk meringankan beban hidup warga masyarakat selama masa Pandemi ini, salah satunya dengan penyaluran Bansos beras kepada KPM PKH. Semoga warga Desa Kalibendo diberi kesehatan dan Pandemi segera berlalu", tutup Asnawi.

PEMBERIAN BANTUAN BERAS KEPADA PELAKU EKONOMI KREATIF DINAS PARIWISATA KABUPATEN LUMAJANG

Pada hari Rabu, tanggal 04 Agustus 2021 dari pukul 09.00 WIB sampai selesai bertempat di Kantor Kecamatan Pasirian telah dilaksanakan kegiatan Pemberian Bantuan Beras Kepada Pelaku Ekonomi Kreatif dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lumajang.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat 5 orang warga Desa Kalibendo yang mendapat bantuan beras.

Sulasmi (50 tahun) warga Desa Kalibendo mengucapkan banyak terima kasih atas pemberian beras tersebut karena sudah beberapa bulan penghasilannya tidak menentu sejak ada virus corona, kadang penghasilanya tidak cukup buat penuhi kebutuhan sehari hari. "Bantuan ini sungguh sangat membantu saya dan keluarga", ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lumajang menjelaskan bahwa para pelaku usaha kreatif juga terdampak atas Pandemi Covid-19. Untuk itu Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lumajang membantu meringankan beban para pelaku Ekonomi Kreatif dan para pekerjanya dengan memberikan bantuan sosial berupa beras. "Walau tidak banyak, tapi kami berharap, dapat meringankan beban kepada para pelaku Usaha Kreatif di wilayah Kabupaten Lumajang", tutup Beliau.

Semoga pandemi covid-19 segera usai dan seluruh masyarakat Indonesia dapat hidup seperti semula.


PEMBAGIAN BSB (Bantuan Sosial Beras) KEPADA KPM BST DESA KALIBENDO

Pada Hari Rabu, tanggal 04 Agustus 2021 pukul : 08.30 WIB sampai selesai di Kantor Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang dilaksanakan kegiatan Pembagian BSB (Bantuan Sosial Beras) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Dinas Sosial Kabupaten Lumajang.

Penerima BSB tersebut sebanyak 204 orang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Kecamatan Pasirian, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kalibendo.

Sumiati warga Dusun Kalibendo Selatan mengatakan 'matur nuwun sanget sampun diparingi beras, meniko sanget mbantu ngeringanaken beban kulo lan keluarga'

Disampaikan juga oleh Bapak Bhabinkamtibmas Desa Kalibendo. "Ya, sinergitas TNI-Polri sangat diperlukan dalam pemantauan pelaksanaan penyaluran BSB Warga, harus tetap patuh pada protokol kesehatan. Jangan lupa tetap jaga kesehatan, gunakan masker, sering cuci tangan, dan jaga jarak, tetap dipatuhi di masa Pandemi ini", tutup Pak Bhabinkamtibmas.

Kepala Desa Kalibendo (Asnawi Mangku Alam) juga mengatakan terimakasih banyak kepada Dinas Sosial Kabupaten Lumajang karena telah memberikan BSB yang sangat bermanfaat buat warga Desa Kalibendo terutama di masa PPKM Darurat ini.

Senin, 02 Agustus 2021

INDONESIA MENYABET MEDALI EMAS DI OLIMPIADE TOKYO 2021

Bangga Kami Kepadamu Wahai Anak Bangsa

Awal bulan kemerdekaan ini, Indonesia mendapat kabar baik dengan bergemanya Indonesia Raya di Musashino Forest Plaza berkat record breaker bulu tangkis Greysia Polii dan Apriyani Rahayu

Greysia dan Apriyani mencetak rekor baru bulu tangkis Indonesia sebagai ganda putri Indonesia pertama yang lolos ke final Olimpiade sekaligus ganda putri Indonesia pertama yang berhasil menyabet emas di Olimpiade. Greysia Polii juga pecahkan rekor sebagai atlet putri bulu tangkis tertua di dunia yang memenangkan medali emas.

Sebelumnya, melalui dua set yang alot melawan juara dunia Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan; ganda kebanggaan Indonesia ini menang dengan skor 21-19 dan 21-15.

Indonesia pun kini resmi menjadi salah satu negara di dunia yang pernah memenangkan emas di semua nomor bulu tangkis Olimpiade, yang terakhir dipersembahkan Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Selamat bagi ganda kebanggaan Indonesia.
Terima kasih sudah berjuang untuk Indonesia 
 #OlympicGames
#Tokyo2020