Senin, 15 Juni 2026

Investigasi Pakan Ternak Itik Petelur Pada Usaha Ternak Itik Program Ketahanan Pangan, BUMDes Sumber Arum Desa Kalibendo dan Peternak Telusuri Penyebab Penurunan Produksi Telur Itik


Lumajang, (11/06/2026) – Kunjungan investigasi dari pihak pabrik pakan ternak dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, di lokasi peternakan itik petelur milik BUMDes Sumber Arum Desa Kalibendo. Kegiatan yang berlangsung pada waktu siang tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang disampaikan peternak, Bpk. MUSTAKIM, mengenai dugaan penurunan kualitas pakan yang diduga berdampak terhadap berkurangnya produksi telur dan menurunnya nafsu makan itik petelur yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan desa.

Bpk. MUSTAKIM menjelaskan bahwa gejala penurunan produktivitas mulai terpantau sejak minggu ketiga April hingga awal Juni 2026. Menurut catatan pemeliharaan yang dilakukan secara rutin, jumlah telur yang dihasilkan mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Selain itu, konsumsi pakan oleh ternak juga terlihat berkurang. Setelah melakukan koordinasi dengan pengelola BUMDes Sumber Arum Desa Kalibendo, dirinya kemudian menghubungi pihak pabrik produsen pakan untuk menyampaikan kondisi yang terjadi serta meminta adanya peninjauan langsung di lapangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak pabrik mengutus tiga orang perwakilan untuk melakukan investigasi dan mitigasi. Tim melakukan pengamatan terhadap kondisi kandang, pola pemberian pakan, kondisi fisik ternak, serta mempelajari data perkembangan produksi telur yang telah terdokumentasi selama program berjalan. Dalam keterangannya, Bpk. MUSTAKIM menyebut bahwa sejak awal program ketahanan pangan dilaksanakan, seluruh itik petelur mengonsumsi pakan dari pabrik yang sama tanpa campuran bahan tambahan lain sehingga perubahan kondisi yang terjadi menjadi perhatian bersama untuk ditelusuri lebih lanjut.

Direktur BUMDes Sumber Arum Desa Kalibendo, IBU TOYIBATUR ROCHMAH, S.Pd., menerangkan bahwa perkembangan usaha peternakan selalu dilaporkan secara berkala setiap minggu oleh pengelola peternakan. Laporan tersebut menjadi dasar pemantauan dan evaluasi sehingga ketika muncul kendala, BUMDes dapat segera mengambil langkah penanganan. Setelah mempelajari informasi yang diterima dari lapangan, pihaknya memutuskan untuk mengundang pihak pabrik agar melakukan identifikasi permasalahan secara langsung bersama seluruh pihak yang terkait.

Sebagai bagian dari mitigasi, BUMDes Sumber Arum Desa Kalibendo mengambil kebijakan sementara dengan menghentikan penggunaan pakan dari pabrik tersebut dan menggantinya menggunakan pakan sejenis hingga terdapat kepastian mengenai kualitas produk yang digunakan. Langkah tersebut ditempuh untuk menjaga stabilitas usaha peternakan itik petelur sekaligus mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan desa, sembari menunggu hasil evaluasi dan tindak lanjut dari pihak produsen pakan atas temuan yang diperoleh selama proses investigasi berlangsung.

Rabu, 10 Juni 2026

IGID Camp Lumajang 2026 Dorong Desa Menjadi Pusat Informasi Positif untuk Indonesia

Lumajang – Upaya memperkuat peran desa dalam ekosistem informasi nasional terus didorong melalui pelaksanaan IGID Camp Lumajang 2026 bertajuk “Guyub Rame Jaga Info: Dari Desa untuk Indonesia”. Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, tanggal 10 Juni 2026 pukul 09.00 WIB tersebut digelar di Aula Nagara Bhakti BKPSDM Lumajang dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat seperti Karang taruna, pegiat informasi serta pemangku kepentingan terkait yaitu KIM Desa sekabupaten Lumajang.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam mengelola, menyebarluaskan, dan memproduksi informasi yang bermanfaat. Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, desa kini tidak lagi hanya diposisikan sebagai penerima informasi dari pemerintah maupun media massa, tetapi juga didorong menjadi sumber informasi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Dari Pemerintahan Desa se-Kabupaten Lumajang turut diundang Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan dalam hal ini, untuk Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, KIM Dharmawangsa, diwakili oleh Sdri. Toyibatur Rochmah yang turut hadir dan mengikuti jalannya IGID Camp Lumajang 2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Bapak Mustaqim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa desa memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan berbasis informasi. Menurutnya, keberadaan desa sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat menjadikan desa memiliki banyak potensi untuk menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan memberdayakan.

“Desa memiliki posisi strategis dalam ekosistem informasi nasional. Selain menjadi penerima informasi, desa juga memiliki potensi besar untuk menginformasikan pembangunan yang akurat, edukatif, dan memberdayakan masyarakat,” ujar beliau.

Selain menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, kegiatan ini juga diisi oleh sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya perwakilan Danramil, konten kreator, serta penulis. Kehadiran para pemateri tersebut memberikan wawasan mengenai pentingnya literasi digital, pengelolaan informasi yang bertanggung jawab, serta strategi menciptakan konten positif yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, dan di sesi terakhir mendapat kejutan atas kedatangan Bunda Indah Bupati Lumajang yang membuat suasana menjadi pecah dan penuh kegembiraan.

Melalui IGID Camp Lumajang 2026, diharapkan semakin banyak desa yang mampu memanfaatkan teknologi informasi secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah, meningkatkan literasi masyarakat, memperkuat ketahanan sosial, serta menjadi motor penggerak penyebaran informasi positif dari desa untuk Indonesia.

Jumat, 05 Juni 2026

Sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2026 di Pasirian.


Lumajang, Pada hari Jumat, 5 Juni 2026, mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2026 di Pasar Umum Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pelaku usaha, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), mengenai kewajiban sertifikasi halal sebagaimana amanat regulasi yang berlaku. Melalui sosialisasi ini, para pelaku usaha diharapkan dapat mempersiapkan diri dalam memenuhi ketentuan sertifikasi halal sebelum batas waktu yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang bertugas adalah Saudari Toyibatur Rochmah, S.Pd, warga desa Kalibendo dari Lembaga HCCM Indonesia. Beliau memberikan informasi dan pendampingan kepada para pelaku usaha terkait prosedur pengajuan sertifikasi halal, persyaratan administrasi, serta pentingnya jaminan produk halal bagi konsumen.


Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Tim Penyuluh Agama & Kasi Bimas Islam juga satgas halal Kementerian Agama Kabupaten Lumajang yang turut memberikan dukungan serta penguatan materi mengenai implementasi program Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2026.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak pelaku usaha di wilayah Kecamatan Pasirian yang memahami pentingnya sertifikasi halal serta terdorong untuk segera mengajukan sertifikasi halal produknya. Dengan demikian, program Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2026 dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha maupun masyarakat sebagai konsumen.