Kamis, 15 Oktober 2026

KIM Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Lumajang Didorong Perkuat Pemberitaan Positif untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat


Lumajang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lumajang menggelar Pertemuan Rutin Pembinaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Lumajang di Waroeng GTA, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pada siang hari tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pengelolaan informasi dan komunikasi publik di tingkat desa, dengan melibatkan sekitar 85 peserta yang mewakili KIM dari 21 kecamatan di Kabupaten Lumajang.


Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan berdasarkan surat undangan Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang tertanggal 13 Oktober 2026. Pertemuan tersebut menjadi sarana bagi pengurus dan anggota KIM untuk memperkuat pemahaman mengenai peran, tugas, serta tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui pembinaan rutin, KIM diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan kanal komunikasi publik, termasuk media sosial dan media daring, sebagai sarana penyebaran informasi mengenai kegiatan, potensi, serta perkembangan pembangunan di wilayah desa dan kelurahan masing-masing.


Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang,
Bapak Mustaqim menekankan pentingnya meningkatkan kuantitas dan kualitas pemberitaan positif mengenai pembangunan desa. Menurutnya, penyampaian informasi yang faktual, konstruktif, dan mudah diakses masyarakat dapat membantu memperkuat citra positif Kabupaten Lumajang sekaligus mengurangi ruang penyebaran berita bohong atau hoaks dan informasi negatif yang tidak sesuai dengan fakta. "Saya berharap setiap anggota dan pengurus Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Desa dan Kelurahan di wilayah Kabupaten Lumajang terus menggelorakan citra positif pembangunan desanya masing-masing melalui kanal-kanal media sosial maupun media online yang dikelola oleh KIM setempat," tutur Bapak Mustaqim.


Beliau menambahkan, penyebaran informasi positif yang dilakukan secara konsisten melalui berbagai kanal komunikasi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perkembangan pembangunan dan kondisi lingkungan di wilayahnya. Kepercayaan tersebut perlu didukung informasi yang benar, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai program dan kegiatan di tingkat desa maupun kabupaten. "Citra positif yang membanjiri kanal-kanal media sosial maupun media online akan semakin meningkatkan rasa kepercayaan dan aman warga masyarakat yang berujung pada peningkatan kesejahteraan warga masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Ibu Toyibatur Rochmah, S.Pd., perwakilan KIM Dharmawangsa Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, menyampaikan bahwa pertemuan rutin pembinaan diperlukan untuk mempertegas kembali tugas dan tanggung jawab pengurus serta anggota KIM dalam mendukung keterbukaan informasi di tingkat desa. Ia menilai, peningkatan kuantitas pemberitaan positif perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kebenaran informasi yang disampaikan kepada publik. Melalui penguatan kapasitas dan koordinasi antar pengurus KIM, penyebaran informasi mengenai potensi, kegiatan, serta pembangunan desa diharapkan semakin aktif dan terarah guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lumajang.

Rabu, 14 Oktober 2026

Forum Bumdes Kabupaten Lumajang Serap Aspirasi dan Perkuat Strategi Usaha, Bumdes Sumber Arum Dorong Mitigasi Risiko


Lumajang - Pertemuan rutin Forum Bumdes Kabupaten Lumajang menjadi wadah penyerapan aspirasi sekaligus penguatan strategi pengembangan usaha badan usaha milik desa (Bumdes), khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan dan peluang kemitraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (13/10/2026) di Bumdes Raharjo Pasirian di Balai Desa Pasirian tersebut diikuti sekitar 30 peserta. Pengurus Bumdes Sumber Arum Desa Kalibendo turut hadir melalui Direktur TOYIBATUR ROCHMAH, S.Pd., Sekretaris FAIZATUL ROCHMAH, S.Pd. dan Bendahara FITRI VENNY ROHMAWATI. Kegiatan tersebut juga menjadi perhatian dalam upaya pemberdayaan Bumdes di wilayah Kabupaten Lumajang.


Dalam forum tersebut, sejumlah pengurus Bumdes menyampaikan kendala yang dihadapi saat menjalankan program ketahanan pangan, terutama pada sektor peternakan dan perikanan. Tingginya harga pakan ternak dinilai meningkatkan biaya operasional dan menyebabkan sejumlah unit usaha mengalami kerugian. "Naiknya harga pakan membuat banyak usaha Program Ketahanan Pangan yang kami jalankan mengalami kerugian," tutur bapak Hidayat direktur Bumdes Labruk Lor. Aspirasi tersebut menjadi bahan pembahasan bersama untuk mengidentifikasi persoalan usaha, memperkuat pengelolaan biaya produksi, serta mengembangkan langkah mitigasi agar potensi kerugian dapat diketahui lebih awal.

Pertemuan itu juga diisi sosialisasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lumajang, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Desa, beliau mengatakan "Pengembangan Bumdes dan peluang keterlibatan dalam program pemerintah. Dalam paparan Badan Gizi Nasional (BGN), Bumdes berpotensi menjalankan tiga fungsi dalam ekosistem SPPG, yakni sebagai agregator hasil pertanian, peternakan, dan perikanan lokal, konsolidator sekaligus penjamin mutu melalui proses pemilahan, pengelompokan kualitas, dan standardisasi awal, serta stabilisator harga dengan membantu memperpendek rantai distribusi. Skema tersebut diharapkan membuka akses pasar bagi produsen lokal sekaligus mendukung ketersediaan bahan baku yang memenuhi kebutuhan SPPG.

Materi sosialisasi turut membahas tata kelola rantai pasok Program MBG yang memprioritaskan produk dalam negeri dalam penyediaan bahan baku dan logistik. Bumdes berpeluang menjadi pemasok dan mitra lokal SPPG untuk menggerakkan perekonomian desa dari hulu hingga hilir. Kesiapan administrasi, termasuk kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), Badan Hukum (BH) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam membangun kemitraan. Paparan mengenai rantai pasok dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan juga menekankan pentingnya keterhubungan antara penyedia bahan baku lokal dan kebutuhan operasional SPPG agar potensi ekonomi desa dapat dimanfaatkan secara lebih terarah.
Direktur Bumdes Sumber Arum Desa Kalibendo, TOYIBATUR ROCHMAH, S.Pd., menyampaikan bahwa pertemuan rutin tersebut diperlukan untuk memperkuat pemberdayaan usaha melalui pertukaran pengalaman dan peningkatan pemahaman mengenai mitigasi risiko. "Pertemuan ini sangat diperlukan agar terdapat penambahan literasi mitigasi kegagalan usaha Bumdes yang sedang kita jalankan," tutur TOYIBATUR ROCHMAH, S.Pd. Forum Bumdes Kabupaten Lumajang berharap seluruh pengurus dapat meningkatkan komunikasi dan koordinasi, baik antar Bumdes maupun dengan instansi terkait, untuk mendukung keberhasilan program pemerintah. Sejalan dengan upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Kami juga memperhatikan pentingnya pengelolaan usaha yang terencana, koordinasi yang baik, dan identifikasi dini terhadap kendala agar Bumdes dapat berkembang secara berkelanjutan.

Senin, 24 Agustus 2026

Kumandang Kalibendo Carnaval (KKC) 2026 Semarakkan HUT RI ke-81, 21 Peserta Tampilkan Kreasi Tradisional dan Modern

Pemerintahan Desa Kalibendo menggelar Kumandang Kalibendo Carnaval Tahun 2026 dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-81. Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Desa Kalibendo tersebut berlangsung dengan melibatkan masyarakat dari berbagai dusun, dengan rangkaian karnaval mengambil rute dari Dusun Sudimoro sebagai titik start menuju Dusun Sumberkadi sebagai lokasi finish. Pelaksanaan kegiatan pada hari Sabtu, (22/08/2026) diikuti sebanyak 21 peserta yang merupakan perwakilan dari dusun-dusun di Desa Kalibendo.
Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan warga dalam mempersiapkan peserta yang mewakili masing-masing dusun. Dukungan tersebut dilakukan melalui penghimpunan donasi secara swadaya untuk membantu kebutuhan kelompok peserta selama mengikuti karnaval. Penilaian peserta dibagi dalam dua kategori, yakni Tradisional dan Modern, sehingga setiap kelompok memiliki ruang untuk menampilkan kreativitas sesuai konsep yang telah dipersiapkan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda masyarakat Desa Kalibendo dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan melalui partisipasi warga secara langsung.
Kepala Desa Kalibendo ASNAWI MANGKU ALAM mengatakan, Kumandang Kalibendo Carnaval merupakan agenda rutin pemerintahan desa Kalibendo dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-81 sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan kegembiraan dalam memperingati kemerdekaan. "Pemerintahan Desa Kalibendo selalu rutin melaksanakan acara karnaval dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 yang diikuti oleh seluruh warga masyarakat Desa Kalibendo," terang ASNAWI MANGKU ALAM. Ia menambahkan, kegotongroyongan dan kebersamaan warga dalam mengikuti kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam menjaga hubungan sosial serta menumbuhkan rasa nasionalisme, khususnya dalam rangkaian peringatan kemerdekaan pada bulan Agustus.
Ketua PPHN Desa Kalibendo AULIA RAHMAN menyampaikan bahwa hingga pendaftaran ditutup tercatat 20 peserta mengikuti Kumandang Kalibendo Carnaval Tahun 2026. "Sampai waktu pendaftaran ditutup, sebanyak 21 peserta yang ikut gelaran Kumandang Kalibendo Carnaval Tahun 2026 Desa Kalibendo. Alhamdulillah, pelaksanaan berjalan dengan semarak, aman dan lancar," tutur AULIA RAHMAN. Sementara itu, Juri 1 R. DANDHA DANESWARA menyampaikan hasil penilaian, dengan kategori Tradisional menempatkan Dusun Kalibendo Utara nomor urut 3 dengan koordinator P. BEJO sebagai juara pertama, Dusun Sumberkadi nomor urut 6 dengan koordinator NEKAT GANK sebagai juara kedua, dan Dusun Kalibendo Utara nomor urut 2 dengan koordinator P. MIUN sebagai juara ketiga.
Pada kategori Modern, juara pertama diraih Dusun Kalibendo Selatan (Loji) nomor urut 20 dengan koordinator LOJI GANK, juara kedua diraih nomor urut 8 dari Dusun Sudimoro dengan koordinator BERKAH PAIDO, sedangkan juara ketiga diraih nomor urut 13 dengan koordinator P. CHOIRUL. R. DANDHA DANESWARA menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. "Selamat kepada para pemenang gelaran Kumandang Kalibendo Carnaval Tahun 2026 dan hadiah akan kami sampaikan nanti saat digelar acara pembubaran Panitia Agustusan di Balai Desa," tutup R. DANDHA DANESWARA.

Senin, 15 Juni 2026

Investigasi Pakan Ternak Itik Petelur Pada Usaha Ternak Itik Program Ketahanan Pangan, BUMDes Sumber Arum Desa Kalibendo dan Peternak Telusuri Penyebab Penurunan Produksi Telur Itik


Lumajang, (11/06/2026) – Kunjungan investigasi dari pihak pabrik pakan ternak dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, di lokasi peternakan itik petelur milik BUMDes Sumber Arum Desa Kalibendo. Kegiatan yang berlangsung pada waktu siang tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang disampaikan peternak, Bpk. MUSTAKIM, mengenai dugaan penurunan kualitas pakan yang diduga berdampak terhadap berkurangnya produksi telur dan menurunnya nafsu makan itik petelur yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan desa.

Bpk. MUSTAKIM menjelaskan bahwa gejala penurunan produktivitas mulai terpantau sejak minggu ketiga April hingga awal Juni 2026. Menurut catatan pemeliharaan yang dilakukan secara rutin, jumlah telur yang dihasilkan mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Selain itu, konsumsi pakan oleh ternak juga terlihat berkurang. Setelah melakukan koordinasi dengan pengelola BUMDes Sumber Arum Desa Kalibendo, dirinya kemudian menghubungi pihak pabrik produsen pakan untuk menyampaikan kondisi yang terjadi serta meminta adanya peninjauan langsung di lapangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak pabrik mengutus tiga orang perwakilan untuk melakukan investigasi dan mitigasi. Tim melakukan pengamatan terhadap kondisi kandang, pola pemberian pakan, kondisi fisik ternak, serta mempelajari data perkembangan produksi telur yang telah terdokumentasi selama program berjalan. Dalam keterangannya, Bpk. MUSTAKIM menyebut bahwa sejak awal program ketahanan pangan dilaksanakan, seluruh itik petelur mengonsumsi pakan dari pabrik yang sama tanpa campuran bahan tambahan lain sehingga perubahan kondisi yang terjadi menjadi perhatian bersama untuk ditelusuri lebih lanjut.

Direktur BUMDes Sumber Arum Desa Kalibendo, IBU TOYIBATUR ROCHMAH, S.Pd., menerangkan bahwa perkembangan usaha peternakan selalu dilaporkan secara berkala setiap minggu oleh pengelola peternakan. Laporan tersebut menjadi dasar pemantauan dan evaluasi sehingga ketika muncul kendala, BUMDes dapat segera mengambil langkah penanganan. Setelah mempelajari informasi yang diterima dari lapangan, pihaknya memutuskan untuk mengundang pihak pabrik agar melakukan identifikasi permasalahan secara langsung bersama seluruh pihak yang terkait.

Sebagai bagian dari mitigasi, BUMDes Sumber Arum Desa Kalibendo mengambil kebijakan sementara dengan menghentikan penggunaan pakan dari pabrik tersebut dan menggantinya menggunakan pakan sejenis hingga terdapat kepastian mengenai kualitas produk yang digunakan. Langkah tersebut ditempuh untuk menjaga stabilitas usaha peternakan itik petelur sekaligus mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan desa, sembari menunggu hasil evaluasi dan tindak lanjut dari pihak produsen pakan atas temuan yang diperoleh selama proses investigasi berlangsung.

Rabu, 10 Juni 2026

IGID Camp Lumajang 2026 Dorong Desa Menjadi Pusat Informasi Positif untuk Indonesia

Lumajang – Upaya memperkuat peran desa dalam ekosistem informasi nasional terus didorong melalui pelaksanaan IGID Camp Lumajang 2026 bertajuk “Guyub Rame Jaga Info: Dari Desa untuk Indonesia”. Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, tanggal 10 Juni 2026 pukul 09.00 WIB tersebut digelar di Aula Nagara Bhakti BKPSDM Lumajang dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat seperti Karang taruna, pegiat informasi serta pemangku kepentingan terkait yaitu KIM Desa sekabupaten Lumajang.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam mengelola, menyebarluaskan, dan memproduksi informasi yang bermanfaat. Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, desa kini tidak lagi hanya diposisikan sebagai penerima informasi dari pemerintah maupun media massa, tetapi juga didorong menjadi sumber informasi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Dari Pemerintahan Desa se-Kabupaten Lumajang turut diundang Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan dalam hal ini, untuk Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, KIM Dharmawangsa, diwakili oleh Sdri. Toyibatur Rochmah yang turut hadir dan mengikuti jalannya IGID Camp Lumajang 2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Bapak Mustaqim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa desa memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan berbasis informasi. Menurutnya, keberadaan desa sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat menjadikan desa memiliki banyak potensi untuk menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan memberdayakan.

“Desa memiliki posisi strategis dalam ekosistem informasi nasional. Selain menjadi penerima informasi, desa juga memiliki potensi besar untuk menginformasikan pembangunan yang akurat, edukatif, dan memberdayakan masyarakat,” ujar beliau.

Selain menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, kegiatan ini juga diisi oleh sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya perwakilan Danramil, konten kreator, serta penulis. Kehadiran para pemateri tersebut memberikan wawasan mengenai pentingnya literasi digital, pengelolaan informasi yang bertanggung jawab, serta strategi menciptakan konten positif yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, dan di sesi terakhir mendapat kejutan atas kedatangan Bunda Indah Bupati Lumajang yang membuat suasana menjadi pecah dan penuh kegembiraan.

Melalui IGID Camp Lumajang 2026, diharapkan semakin banyak desa yang mampu memanfaatkan teknologi informasi secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah, meningkatkan literasi masyarakat, memperkuat ketahanan sosial, serta menjadi motor penggerak penyebaran informasi positif dari desa untuk Indonesia.

Jumat, 05 Juni 2026

Sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2026 di Pasirian.


Lumajang, Pada hari Jumat, 5 Juni 2026, mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2026 di Pasar Umum Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pelaku usaha, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), mengenai kewajiban sertifikasi halal sebagaimana amanat regulasi yang berlaku. Melalui sosialisasi ini, para pelaku usaha diharapkan dapat mempersiapkan diri dalam memenuhi ketentuan sertifikasi halal sebelum batas waktu yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang bertugas adalah Saudari Toyibatur Rochmah, S.Pd, warga desa Kalibendo dari Lembaga HCCM Indonesia. Beliau memberikan informasi dan pendampingan kepada para pelaku usaha terkait prosedur pengajuan sertifikasi halal, persyaratan administrasi, serta pentingnya jaminan produk halal bagi konsumen.


Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Tim Penyuluh Agama & Kasi Bimas Islam juga satgas halal Kementerian Agama Kabupaten Lumajang yang turut memberikan dukungan serta penguatan materi mengenai implementasi program Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2026.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak pelaku usaha di wilayah Kecamatan Pasirian yang memahami pentingnya sertifikasi halal serta terdorong untuk segera mengajukan sertifikasi halal produknya. Dengan demikian, program Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2026 dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha maupun masyarakat sebagai konsumen.

Minggu, 17 Mei 2026

POSYANDU ILP DESA KALIBENDO KECAMATAN PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG


Kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) dilaksanakan di Dusun Kalebendo Selatan pada hari Selasa, 12 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Sasaran utama Posyandu ILP kali ini adalah balita dan lansia yang berada di wilayah Dusun Kalibendo Selatan.

Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di posyandu Gadingsari II yang berada di Dusun Kalibendo Selatan yang melibatkan kader kesehatan, bidan desa, serta petugas dari Puskesmas. Para balita mendapatkan pelayanan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pemeriksaan tumbuh kembang. Selain itu, balita juga menerima vitamin dan edukasi gizi bagi para orang tua. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan anak sejak dini agar terhindar dari risiko stunting dan gizi buruk. Sementara itu, para lansia memperoleh pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, dan konsultasi kesehatan. Petugas kesehatan juga memberikan penyuluhan mengenai pola hidup sehat bagi usia lanjut. Para lansia tampak aktif mengikuti setiap rangkaian pemeriksaan yang telah disediakan.

Kader Posyandu berperan penting dalam membantu proses pendataan dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran warga yang cukup banyak menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan Posyandu ILP ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga Dusun Kalebendo Selatan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat, tertib, dan penuh kebersamaan.

Bidan desa Ibu Sukarni menyampaikan bahwa pemeriksaan rutin sangat penting untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak awal. Orang tua balita diimbau untuk rutin membawa anak mereka ke Posyandu setiap bulan. Para lansia juga dianjurkan menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan memeriksakan kesehatan secara berkala. Melalui kegiatan ini diharapkan kualitas kesehatan masyarakat Dusun Kalebendo Selatan dapat terus meningkat.
Kegiatan Posyandu ILP ditutup dengan pembagian makanan tambahan sehat bagi balita dan lansia yang hadir.