Jumat, 20 Februari 2026

PENGAWAS BUMDES SUMBER ARUM KALIBENDO KUNJUNGI LOKASI USAHA ITIK PETELUR


Pada hari Jumat, 20 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, Pengawas Bumdes Sumber Arum, Ibu Siti Khotijah, melakukan kunjungan ke lokasi usaha baru yang dikelola oleh Bumdes tersebut. Usaha yang dikunjungi adalah usaha itik petelur, yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan lokal dan mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang optimal.

Ibu Siti Khotijah memeriksa langsung kondisi kandang itik, serta memastikan bahwa semua fasilitas dan peralatan yang digunakan sudah sesuai dengan standar operasional. Beliau juga memberikan beberapa arahan terkait cara merawat dan mengelola usaha itik petelur agar dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Selain itu, Pengawas Bumdes tersebut memberikan perhatian khusus pada aspek keberlanjutan usaha

Dalam kunjungan tersebut, Ibu Siti juga berdialog dengan perawat dan tim pengelola untuk mendengarkan kendala yang mungkin dihadapi. Pengelola usaha itik petelur menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, karena selain meningkatkan ketahanan pangan, juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Desa Kalibendo dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis masyarakat. Sebagai langkah selanjutnya, pihak Bumdes berencana untuk mengembangkan usaha ini dengan meningkatkan jumlah itik dan memperluas pasar produk telur itik. Ibu Siti mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai dan berharap agar usaha ini dapat berkembang lebih pesat, memberikan manfaat yang lebih besar bagi desa.

Program ketahanan pangan seperti ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam mengelola potensi alam yang ada untuk meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan warga. Sebagai pengawasan, Ibu Siti menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Dengan adanya usaha ini, diharapkan Desa Kalibendo bisa menjadi contoh sukses dalam pengelolaan usaha berbasis potensi lokal, serta mampu meningkatkan ketahanan pangan yang berdampak positif bagi perekonomian desa secara keseluruhan.

Rapat Koordinasi Pra-Musdes Desa Kalibendo Bahas Perencanaan BUMDes


Kalibendo, 20 Februari 2026 – Bertempat di Kantor Desa Kalibendo, Rapat Koordinasi yang diadakan pada Hari Jumat pukul : 14.00 WIB membahas beberapa hal penting terkait rencana Pra-Musyawarah Desa (Musdes) dan perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hadir dalam rapat tersebut, perangkat desa, pengurus BUMDes Sumber Arum Kalibendo dan Pendamping Desa (PD) Kalibendo.

Salah satu agenda utama rapat adalah Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes selama tahun 2025. Laporan keuangan ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik meskipun masih terdapat beberapa kendala. “Selama tahun 2025, seperti  pendapatan BUMDes yang kecil dan harus segera merubah strategi pemasaran agar ke depannya lebih optimal,” ungkap Bu Toyiba selaku Direktur BUMDes Kalibendo. 


Selanjutnya, dibahas mengenai kendala yang dihadapi oleh usaha awal BUMDes, yaitu toko kelontong. Usaha yang semula dijalankan di lokasi yang kurang strategis dinilai kurang memberikan hasil maksimal. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, pengurus BUMDes sepakat untuk memindahkan lokasi usaha tersebut ke area Kantor Desa Kalibendo yang dianggap lebih strategis dan mudah diakses oleh masyarakat.

Selain itu, rapat juga membahas evaluasi struktural pengurus BUMDes. Beberapa pengurus yang dianggap kurang aktif akan dipertimbangkan untuk digantikan, agar lebih fokus pada keberlanjutan usaha BUMDes. Evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan BUMDes ke depan dan menjamin transparansi serta akuntabilitas.

Perekrutan ketua unit usaha baru yaitu usaha itik petelur. Usaha baru ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi warga desa. Ketua unit usaha peternakan itik petelur nantinya akan bertanggung jawab langsung dalam operasional usaha tersebut.
"Usaha itik petelur memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan, mengingat permintaan telur di pasar yang cukup tinggi," tambah saudara Imanuddin selaku peragkat Desa Kalibendo.

Selanjutnya mekanisme BUMDes
 ▪︎ Untuk Dana Sosial:
Dana sosial diambil dari sebagian hasil usaha (laba bersih) BUMDes yang dialokasikan khusus dalam Anggaran Rumah Tangga untuk program sosial/CSR.
▪︎ Unit Usaha Serving (Pelayanan): BUMDes mendirikan unit usaha yang fokus melayani warga (motif sosial), bukan semata-mata mencari keuntungan

BUMDes berfungsi sebagai lembaga ekonomi sekaligus agen sosial yang memaksimalkan potensi desa demi kesejahteraan warga, bukan hanya berorientasi pada keuntungan materiil

Rapat ditutup dengan harapan agar seluruh program yang direncanakan dapat segera direalisasikan dan BUMDes Kalibendo bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan. Rapat koordinasi ini akan diikuti dengan Musyawarah Desa pada akhir bulan ini untuk membahas lebih rinci mengenai langkah-langkah implementasi dari rencana tersebut.

Rabu, 04 Februari 2026

Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes se-Kecamatan Pasirian


Lumajang – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, telah dilaksanakan dengan lancar pada Rabu, 04 Februari 2026. Kegiatan ini bertempat di BUMDesa Condro dan berlangsung dengan tertib hingga selesai.

Bimtek ini diikuti oleh seluruh BUMDes yang berada di wilayah Kecamatan Pasirian, yang terdiri dari 11 desa. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes dalam penyusunan laporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lumajang, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TAPMD) Kabupaten Lumajang, Camat Pasirian, Sekretaris Camat Pasirian, serta Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Pendamping Desa (PD) Kecamatan Pasirian.


Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pemaparan materi serta pendampingan teknis terkait tata kelola dan penyusunan laporan keuangan BUMDes. Diharapkan melalui kegiatan ini, pengelolaan BUMDes di Kecamatan Pasirian dapat semakin profesional dan mampu mendukung peningkatan perekonomian desa secara berkelanjutan.

Kamis, 22 Januari 2026

Pertemuan Rutin Forum BUMDesa Kabupaten Lumajang di Bumdesa SANGKU Desa Banjarwaru Kecamatan Lumajang

Lumajang, 22 Januari 2025 – Bertempat di Bumdesa SANGKU, Desa Banjarwaru Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang telah dilaksanakan pertemuan rutin Forum BUMDesa Kabupaten Lumajang pada hari Kamis, 22 Januari 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Pertemuan ini dihadiri oleh para pengurus BUMDesa se-Kabupaten Lumajang, serta sejumlah pejabat DPMD Kabupaten Lumajang dan Pajak.

Dalam sambutanya, Kepala Desa Banjarwaru, Bapak Samsul Arifin, menyampaikan semangat dan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan BUMDesa di desanya. Bapak Samsul menekankan pentingnya peran BUMDesa dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama melalui pengelolaan unit usaha yang berbasis pada ketahanan pangan.
Salah satu unit usaha yang telah dikelola dengan sukses oleh BUMDesa SANGKU Desa Banjarwaru adalah program ketahanan pangan yaitu unit usaha ayam pedaging, yang telah memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat sekitar. 

Bapak Samsul juga memaparkan sejumlah keberhasilan yang telah diraih oleh BUMDesa Banjarwaru, di antaranya peningkatan pendapatan asli desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Selain itu, pertemuan kali ini juga membahas isu-isu penting terkait pajak, yang menjadi salah satu topik utama dalam upaya optimalisasi pengelolaan keuangan BUMDesa. Para peserta pertemuan berdiskusi tentang pentingnya pemahaman yang lebih mendalam mengenai kewajiban perpajakan bagi BUMDesa, serta upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatan usaha yang dijalankan.
Pertemuan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi lebih lanjut mengenai pengembangan unit usaha dan tantangan yang dihadapi BUMDesa dalam mengelola berbagai sektor ekonomi di desa dan perpajakan.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan BUMDesa di Kabupaten Lumajang dapat semakin berkembang, lebih profesional dalam pengelolaan usaha, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat desanya.

Jumat, 05 Desember 2025

Kegiatan Pembagian Insentif RT, RW, BPD, LINMAS, dan LKMD


Kegiatan pembagian insentif bagi Ketua RT, RW, BPD, LINMAS, dan LKMD resmi dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 03 Desember 2025 pukul 10.00 WIB sampai selesai. Acara berlangsung di Balai Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang dengan suasana tertib dan penuh antusias. Pembagian insentif ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah desa terhadap kinerja para perangkat yang telah berkontribusi dalam pelayanan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kalibendo menegaskan bahwa perangkat desa ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di lingkungan masing-masing, beliau juga menyampaikan bahwa insentif ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. 

Para penerima insentif hadir lengkap sesuai undangan yang telah disampaikan sebelumnya. Proses pembagian dilakukan secara bergiliran untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan. Perangkat RT dan RW menjadi kelompok pertama yang menerima insentif. Setelah itu, pembagian dilanjutkan kepada anggota BPD yang selama ini terlibat dalam proses pengawasan kebijakan desa. Berikutnya, insentif diberikan kepada anggota LINMAS sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam menjaga keamanan desa. Kelompok terakhir yang menerima insentif adalah LKMD yang berperan besar dalam kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Seluruh peserta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah desa. Kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Acara ditutup dengan doa bersama serta pesan untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Desa Kalibendo.

Rabu, 03 Desember 2025

Analisa Usaha & Survei Lokasi Itik Petelur Oleh Kepala Desa Kalibendo

Kalibendo - Senin 01 Desember 2025 pukul 10.00 WIB sampai selesai, Kepala Desa Kalibendo Bapak Asnawi Mangku Alam bersama Pendamping Lokal Desa Ibu Sri Wahyuni dan Pendamping Desa Kalibendo Bapak Faris Ananda melaksanakan kegiatan analisa kelayakan usaha untuk Program Ketahanan Pangan Usaha Itik Petelur. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh jajaran pengurus BUMDesa Sumber Arum yaitu Ibu Toyibatur Rochmah selaku Direktur Bumdesa dan Saudari Fitri Venny Rahmawati sebagai Bendahara Bumdesa Sumber Arum Kalibendo.

Pada kesempatan itu, Pendamping Lokal Desa menjelaskan pentingnya analisa kelayakan usaha sebelum program dijalankan. Pendamping Desa juga menambahkan bahwa evaluasi awal diperlukan agar pengelolaan usaha dapat berjalan efektif dan mengurangi risiko kerugian. .


Kegiatan dilanjutkan dengan survei lokasi secara langsung untuk memastikan kesesuaian lahan yang akan digunakan sebagai area pengembangan budidaya itik petelur. 

Kepala Desa Kalibendo menegaskan bahwa program ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan, beliau juga mengidentifikasi kebutuhan sarana pendukung seperti kandang, sumber air, dan keamanan. 

Direktur Bumdesa Sumber Arum juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi pengelola utama usaha itik petelur tersebut.

Hasil survei menunjukkan bahwa lokasi yang dipilih memiliki potensi yang baik untuk pengembangan budidaya itik petelur. Selain itu, kondisi lingkungan dinilai sesuai untuk memastikan produktivitas itik dapat berjalan optimal. 
Kepala Desa berharap usaha ini dapat meningkatkan pendapatan BUMDesa agar bisa berkembang dan juga bisa menigkatkan ketahanan pangan desa sekaligus dapat menciptakan lapangan kerja buat masyarakat Desa Kalibendo. 

Seluruh hasil analisa awal berikutnya akan dibahas lebih lanjut dalam musyawarah desa khusus. Dengan adanya langkah persiapan ini, Program Ketahanan Pangan diharapkan dapat berjalan profesional, terukur, dan berkelanjutan.

MUSDESUS Program Ketahanan Pangan Digelar di Balai Desa Kalibendo

Kalibendo, Rabu 03 Desember 2025 — Pemerintah Desa Kalibendo menggelar Musyawarah Desa Khusus (MUSDESUS) terkait Program Pemerintah Ketahanan Pangan pada pukul 09.00 WIB sampai selesai. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Kalibendo dan berjalan tertib serta kondusif.

Musyawarah tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kalibendo, Sekretaris Kecamatan Pasirian, Babinsa Desa Kalibendo, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa Kalibendo, Linmas, Ketua RT dan RW, serta para tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Kepala Desa Kalibendo menyampaikan bahwa MUSDESUS ini merupakan langkah penting untuk memastikan pelaksanaan program ketahanan pangan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan warga agar program dapat terlaksana secara efektif.

Sekretaris Kecamatan Pasirian menambahkan bahwa pemerintah kecamatan mendukung penuh upaya desa dalam memperkuat ketahanan pangan, terutama menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat dan perubahan kondisi ekonomi. Dengan adanya musyawarah khusus ini, diharapkan setiap kegiatan dan alokasi anggaran dapat direncanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Direktur BUMDesa Sumber Arum Kalibendo juga menyampaikan sebagai langkah awal usahanya adalah Itik Petelur karena salah satu solusi strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Permintaan telur itik yang stabil, baik untuk konsumsi maupun industri membuat sektor ini memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Pemerintah daerah juga mulai memberikan pendampingan teknis guna mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas hasil ternak. Selain itu, itik petelur dikenal lebih tahan terhadap perubahan cuaca sehingga cocok dibudidayakan. Dengan potensi yang besar, sektor ini diproyeksikan terus tumbuh dan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga pasokan pangan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama seluruh peserta terkait rencana implementasi program, prioritas kegiatan, hingga mekanisme pengawasan. Para tokoh masyarakat turut memberikan masukan konstruktif demi keberhasilan program. Kegiatan berakhir dengan suasana penuh kekompakan dan komitmen untuk membangun desa yang lebih mandiri serta tangguh dalam bidang pangan.