Pada kesempatan itu, Pendamping Lokal Desa menjelaskan pentingnya analisa kelayakan usaha sebelum program dijalankan. Pendamping Desa juga menambahkan bahwa evaluasi awal diperlukan agar pengelolaan usaha dapat berjalan efektif dan mengurangi risiko kerugian. .
Kegiatan dilanjutkan dengan survei lokasi secara langsung untuk memastikan kesesuaian lahan yang akan digunakan sebagai area pengembangan budidaya itik petelur.
Kepala Desa Kalibendo menegaskan bahwa program ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan, beliau juga mengidentifikasi kebutuhan sarana pendukung seperti kandang, sumber air, dan keamanan.
Direktur Bumdesa Sumber Arum juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi pengelola utama usaha itik petelur tersebut.
Hasil survei menunjukkan bahwa lokasi yang dipilih memiliki potensi yang baik untuk pengembangan budidaya itik petelur. Selain itu, kondisi lingkungan dinilai sesuai untuk memastikan produktivitas itik dapat berjalan optimal.
Kepala Desa berharap usaha ini dapat meningkatkan pendapatan BUMDesa agar bisa berkembang dan juga bisa menigkatkan ketahanan pangan desa sekaligus dapat menciptakan lapangan kerja buat masyarakat Desa Kalibendo.
Seluruh hasil analisa awal berikutnya akan dibahas lebih lanjut dalam musyawarah desa khusus. Dengan adanya langkah persiapan ini, Program Ketahanan Pangan diharapkan dapat berjalan profesional, terukur, dan berkelanjutan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar