Sabtu, 30 Agustus 2025

Kepala Desa Kalibendo Sampaikan Terima Kasih atas Suksesnya Karnaval HUT RI ke-80



Kalibendo – 31 Agustus 2025 Kepala Desa Kalibendo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan serta dalam menyukseskan pelaksanaan Karnaval HUT ke-80 Republik Indonesia tahun 2025.
Dalam pernyataannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Pasirian beserta jajaran yang telah memberikan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Ucapan serupa juga disampaikan kepada Danramil Pasirian yang turut membantu menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama acara. Panitia HUT RI ke-80 Desa Kalibendo dinilai telah bekerja dengan maksimal demi kelancaran acara.

Kepala Desa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satuan Keamanan Desa (SKD) Kalibendo atas kesiapsiagaan dan dedikasi mereka.
Perangkat Desa Kalibendo turut mendapat apresiasi karena turut aktif dalam mendukung berbagai kebutuhan teknis di lapangan.
Tak lupa, Kepala Desa Kalibendo juga berterima kasih kepada KIM Dharmawangsa Kalibendo yang telah membantu menyebarluaskan informasi dan dokumentasi kegiatan. Masyarakat Kalibendo secara keseluruhan dipuji atas partisipasi aktif dan sikap tertib selama berlangsungnya karnaval.
Acara karnaval tahun ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.
Berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian dalam karnaval yang penuh semangat nasionalisme ini.
Kegiatan tersebut menampilkan keberagaman budaya dan potensi lokal yang membanggakan.

Berbagai kelompok peserta dari lingkungan RT/RW, hingga komunitas masyarakat ikut memeriahkan acara.
Kreativitas peserta terlihat dalam kostum, kendaraan hias, dan penampilan seni budaya.
Karnaval berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari warga sekitar maupun tamu undangan. Rute karnaval dikawal ketat oleh pihak keamanan untuk memastikan kenyamanan semua peserta dan penonton.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari hingga acara selesai.
Kepala Desa menyatakan bahwa kesuksesan acara ini adalah hasil dari sinergi dan gotong royong seluruh elemen desa. Beliau berharap kolaborasi semacam ini dapat terus terjaga dalam berbagai kegiatan ke depan.

Pemerintah Desa Kalibendo berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang mempererat persatuan masyarakat.
Karnaval ini juga menjadi momentum refleksi atas perjuangan para pahlawan kemerdekaan. Masyarakat diajak untuk terus mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan membangun. Kepala Desa menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. Rasa syukur dan bangga disampaikan atas kesuksesan penyelenggaraan karnaval tahun ini. Pihak desa berencana melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kegiatan di tahun mendatang.
Karnaval HUT RI ke-80 tahun 2025 ini menjadi catatan manis dalam perjalanan pembangunan Desa Kalibendo.


KALIBENDO SPECTA KARNIVAL


Sabtu, 30 Agustus 2025, Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, menggelar perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 dengan penuh semangat dan kemeriahan. Bertajuk "KALIBENDO SPECTA KARNIVAL," acara ini sukses menghibur ribuan warga setempat serta menarik perhatian pengunjung dari luar daerah.

Karnaval ini diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari lima dusun yang ada di Desa Kalibendo. Setiap dusun menampilkan berbagai atraksi budaya, mulai dari tarian tradisional hingga modern, yang menggambarkan kekayaan budaya masyarakat setempat. Para peserta tampil dengan kostum yang berwarna-warni dan penuh semangat, menggambarkan kecintaan terhadap tanah air.

Selain itu, karnaval ini juga menggandeng beberapa sound system lokal dan dari luar kota untuk menambah keseruan acara. Musikalitas yang dihadirkan oleh sound system tersebut semakin memeriahkan suasana sepanjang rute karnaval. Alunan musik tradisional dan modern berpadu dengan indah, mengundang decak kagum dari penonton yang menyaksikan.

Ketua Panitia Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80 Desa Kalibendo, Bapak Rahman, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarwarga dan memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda. “Melalui karnaval ini, kami ingin mengenalkan kepada anak-anak muda bahwa budaya kita tidak hanya harus dilestarikan, tetapi juga bisa dikemas dengan cara yang lebih modern,” ujarnya.

Karnaval "KALIBENDO SPECTA KARNIVAL" diawali dengan  pelepasan para Perangkat Desa yang dimulai dari start Lapangan Desa Kalibemdo kemudian melewati beberapa jalan utama. Setelah itu peserta dari lima dusun masing-masing menampilkan kostum dan koreografi yang mencerminkan simbol-simbol kemerdekaa serta unsur-unsur budaya Indonesia lainnya.

Selain hiburan, kegiatan ini juga menciptakan rasa persatuan yang semakin kuat di kalangan warga Desa Kalibendo. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Lumajang untuk menggelar acara serupa yang mengedepankan kebudayaan lokal," kata Kepala Desa Kalibendo Bapak Asnawi Mangku Alam

Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh kegembiraan. Masyarakat sangat antusias menyaksikan berbagai penampilan yang disuguhkan sepanjang rute karnaval. Kehadiran warga dari berbagai usia turut memberikan warna tersendiri, dengan banyaknya keluarga yang datang bersama anak-anak mereka untuk menikmati suasana perayaan.

Karnaval ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat dan berbagai pihak, yang turut serta dalam menyukseskan acara ini. Para sponsor lokal dan nasional juga ikut berpartisipasi dengan mendukung acara, baik dari segi pendanaan maupun fasilitas teknis.

Sejumlah warga yang hadir, seperti Ibu Siti Kholifah warga Dusun Kalibendo Utara, mengungkapkan rasa bangga mereka terhadap kemajuan Desa Kalibendo dalam memeriahkan perayaan kemerdekaan. “Acara seperti ini penting untuk membangkitkan rasa nasionalisme kita, dan yang lebih keren lagi, kita bisa melihat generasi muda yang kreatif dalam menampilkan seni dan budaya,” ujar Bu Kholifah

Keberhasilan acara ini tidak terlepas dari kerjasama antara warga, panitia, serta dukungan dari berbagai pihak yang terlibat. Ke depan, masyarakat berharap kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan secara rutin, sehingga dapat memperkenalkan lebih banyak lagi potensi budaya yang ada di Desa Kalibendo.

Dengan suksesnya kegiatan ini, Desa Kalibendo kembali membuktikan bahwa semangat nasionalisme dan budaya lokal dapat tetap hidup meski di tengah perubahan zaman. Kegiatan karnaval ini menjadi salah satu cara untuk menghargai perjuangan para pahlawan sekaligus memperkenalkan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia.

Kamis, 28 Agustus 2025

Technical Meeting dan Pengundian Nomor Peserta Karnaval Desa Kalibendo

Kalibendo, 17 Agustus 2025 — Panitia Karnaval HUT RI ke-80 Desa Kalibendo menyelenggarakan kegiatan technical meeting pada Minggu malam, 17 Agustus 2025.
Acara dimulai tepat pukul 19.00 WIB dan bertempat di Balai Desa Kalibendo. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh perwakilan peserta karnaval dari seluruh Dusun, Karang Yaruna dan kelompok masyarakat lainnya.
Acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan tata tertib pelaksanaan karnaval dan memastikan seluruh peserta memahami aturan yang telah ditetapkan.
Selain itu, agenda penting dalam pertemuan ini adalah pengundian nomor urut peserta karnaval.

Technical meeting dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia Karnaval 2025 yaitu Bapak Rahman. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kerjasama dan kedisiplinan semua pihak demi kesuksesan acara.
Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang tinggi dalam mengikuti rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan tata tertib oleh Koordinator Lapangan.
Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain waktu keberangkatan peserta, batas maksimal durasi penampilan, serta larangan membawa atribut berbahaya.

Tata tertib juga mencakup larangan penggunaan sound system yang melebihi batas desibel yang ditentukan.
Setiap peserta diwajibkan hadir 1 jam sebelum acara dimulai untuk pengecekan kesiapan.
Kebersihan dan ketertiban juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini.
Panitia menekankan bahwa peserta wajib menjaga lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Pelanggaran terhadap aturan yang disepakati akan dikenai sanksi, mulai dari teguran hingga diskualifikasi.

Usai pemaparan tata tertib, acara dilanjutkan dengan pengundian nomor urut peserta karnaval.
Pengundian dilakukan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh seluruh peserta yang hadir.
Proses pengundian berlangsung dengan tertib dan transparan.
Nomor urut yang didapatkan akan menjadi posisi start saat karnaval dilaksanakan pada 30 Agustus 2025. Masing-masing perwakilan peserta kemudian menerima lembar informasi resmi dari panitia.

Antusiasme peserta terlihat jelas selama proses pengundian berlangsung. Banyak peserta yang menyambut gembira hasil undian yang mereka peroleh.
Sesi tanya jawab dibuka di akhir acara untuk menampung masukan dan klarifikasi dari peserta.
Beberapa pertanyaan seputar jalur pawai dan titik akhir karnaval pun dijawab langsung oleh panitia.
Semua masukan dicatat sebagai bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut.

Technical meeting ini diakhiri sekitar pukul 21.00 WIB dengan suasana yang kondusif dan penuh semangat. Panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi aktif seluruh peserta.
Seluruh pihak diharapkan tetap menjaga komunikasi hingga hari pelaksanaan karnaval. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan pelaksanaan karnaval dapat berlangsung lancar, aman, dan meriah. Warga Desa Kalibendo kini menantikan perayaan karnaval sebagai puncak peringatan HUT RI ke-80 yang akan digelar pada 30 Agustus mendatang.



PERBAIKAN JALAN RUTE KARNAVAL DESA KALIBENDO

Kalibendo, 17 Agustus 2025 – Dalam rangka persiapan untuk menyambut karnaval yang akan digelar pada tanggal 30 Agustus 2025, Pemerintah Desa Kalibendo melakukan pembenahan jalan di rute yang akan dilalui karnaval. Pembenahan jalan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan bagi peserta karnaval serta warga yang akan menyaksikan perayaan tersebut.

Pada Minggu, 17 Agustus 2025, berbagai aktivitas perbaikan dimulai dengan perataan, pengecoran dan perbaikan drainase, serta pemasangan tanda-tanda jalan yang diperlukan. Pembenahan jalan ini akan dapat memberikan jalur yang lebih aman dan nyaman bagi peserta, kendaraan peserta juga para penonton yang akan ikut serta dalam perayaan tersebut..Rute karnaval yang akan dilalui mencakup jalan utama Desa Kalibendo yaitu mulai dari Dusun Sumberkadi, Dusun Kalibendo Utara dan Dusun Kalibendo Selatan. 

“Pembenahan jalan ini sangat penting agar acara karnaval berjalan dengan lancar dan aman. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada hambatan yang dapat mengganggu kelancaran acara yang melibatkan ribuan warga ini,” ujar Bapak Asnawi Mangku Alam selaku Kepala Desa Kalibendo.

Selain perbaikan fisik jalan, pihak pemerintah desa juga melakukan koordinasi dengan pihak keamanan setempat untuk pengaturan lalu lintas dan penutupan sementara jalan yang akan dilalui selama acara berlangsung. Untuk mendukung kelancaran acara, tim relawan juga dikerahkan untuk membantu mengatur jalur dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait jalur alternatif selama kegiatan karnaval.

Karnaval yang akan digelar pada 30 Agustus 2025 ini merupakan bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 dan diperkirakan akan diikuti oleh seluruh Dusun di Desa Kalibendo dengan menampilkan berbagai atraksi budaya, seni tradisional dan modern. Rangkaian kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga dan memperkenalkan potensi budaya lokal kepada pengunjung dari luar daerah. Dengan adanya pembenahan jalan ini, diharapkan perayaan karnaval di Desa Kalibendo dapat berlangsung meriah, aman, dan sukses.


PERTEMUAN FORUM BUMDESA SEKABUPATEN LUMAJANG DI DESA PURWOSONO KECAMATAN SUMBERSUKO

Pada Hari Rabu, tanggal 20 Agustus 2025, sebuah pertemuan rutin Forum Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) se-Kabupaten Lumajang digelar di Wisata Alam Kali Sejuk Desa Pirwosono Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus Bumdes dari berbagai desa di Kabupaten Lumajang beserta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lumajang. Pertemuan ini membahas tentang Ketahanan Pangan yang di sampaikan oleh bapak Mujib Bastomi yang merupakan Tenaga Ahli P3MD. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas Bumdesa dalam mendukung Ketahanan Pangan yang sesuai dengan program pemerintah menuju swasembada pangan nasional

Dalam acara tersebut Bapak Mujib penjelasan komprehensif mengenai peran signifikan Bumdesa yang bukan hanya sebagai badan usaha desa, melainkan juga sebagai motor penggerak dalam pemberdayaan warga masyarakat. Beliau menegaskan bahwa Bumdesa memiliki kedudukan penting dalam meningkatkan Ketahanan Pangan di desa melalui berbagai kegiatan strategis yang melibatkan masyarakat secara langsung. Pemerintah melalui DPMD Kabupaten Lumajang telah menginisiasi program-program peningkatan produksi pangan lokal, sehingga kegiatan ini menjadi pijakan serius agar seluruh pelaku Bumdesa dapat bersinergi dalam memajukan sektor pertanian dan lainnya.

DPMD Kabupaten Lumajang terus mendorong seluruh Bumdesa di seluruh Kabupaten Lumajang agar bergerak bersama dalam rangka meningkatkan produksi pangan lokal, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, serta memperluas akses pangan bagi masyarakat desa. Upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan peran Bumdesa dalam pengelolaan Ketahanan Pangan yang produktif dan berkualitas, sehingga makanan yang dikonsumsi masyarakatpun secara bertahap mengalami peningkatan kualitas. Melalui giat tersebut, dibahas pula beberapa inovasi dan strategi yang dapat diimplementasikan oleh tiap Bumdesa dalam mendukung peningkatan kapasitas produksi pangan. Pertemuan ini sekaligus menjadi wadah koordinasi antara pengurus Bumdesa dan pejabat dari DPMD guna mempererat kerjasama demi mewujudkan mandiri dan berdayanya desa dalam menghadapi tantangan pembangunan yang terus berkembang.

Sabtu, 09 Agustus 2025

Penutupan Kegiatan PPM Mahasiswa UMM di Desa Kalibendo Berlangsung Khidmat

Kalibendo – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Kalibendo resmi ditutup pada hari Kamis tanggal 07 Agustus 2025. Penutupan kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Sehari sebelumnya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) datang secara langsung ke Balai Desa Kalibendo untuk berpamitan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kepala Desa Kalibendo atas dukungan dan kerja sama selama pelaksanaan PMM. "Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Bapak Kepala Desa, atas penerimaan hangat dan dukungan luar biasa kepada mahasiswa kami," ujar DPL

Sekretaris Desa Kalibendo, Bapak Trisdiantoro turut memberikan sambutan perpisahan dengan penuh apresiasi. Beliau mengaku bangga dan terbantu dengan program-program yang telah dijalankan oleh para mahasiswa UMM selama hampir satu bulan. "Mahasiswa UMM telah memberikan kontribusi positif, terutama dalam bidang pendampingan UMKM, inovasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.

Kegiatan penutupan diisi dengan pemaparan hasil program kerja oleh perwakilan mahasiswa. Mereka mempresentasikan capaian kegiatan. Ketua kelompok PPM, Albizar menyampaikan bahwa pengalaman ini sangat berharga bagi seluruh anggota tim. “Kami merasa mendapat pelajaran nyata tentang kehidupan sosial dan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat,” ucapnya. Sebagai bentuk kenang-kenangan, mahasiswa menyerahkan vandel, bingkisan dan dokumentasi kegiatan kepada pihak desa. Vandel tersebut diterima langsung oleh Bapak Sekretaris Desa Kalibendo dan disambut dengan tepuk tangan hadirin.

Selama pelaksanaan PMM, mahasiswa juga aktif berbaur dengan masyarakat melalui gotong royong dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. Keakraban yang terjalin membuat momen perpisahan terasa haru.Beberapa warga menyampaikan harapan agar program seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Kami senang jika tahun depan ada lagi mahasiswa UMM yang datang,” ujar salah satu warga yang nernama ibu Rini.

Kegiatan PMM ini merupakan bagian dari komitmen UMM dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain pembelajaran akademik, mahasiswa juga didorong untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Seluruh rangkaian penutupan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara mahasiswa, perangkat desa, dan warga. Kegiatan ini menjadi penanda resmi berakhirnya pengabdian mahasiswa UMM di Desa Kalibendo.Dengan berakhirnya program ini, mahasiswa diharapkan dapat membawa pulang pengalaman dan nilai-nilai kebersamaan untuk diterapkan di masa depan. PPM di Kalibendo menjadi salah satu bukti nyata sinergi antara kampus dan masyarakat desa.


POSYANDU DESA KALIBENDO


Desa Kalibendo kembali menggelar kegiatan Posyandu rutin yang berlangsung pada Rabu (6/8) pagi. Kegiatan ini diselenggarakan di Dusun Kalibendo Utara dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Bidan Desa Kalibendo, para Kader Posyandu, Ibu Kepala Desa Kalibendo, serta Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Jember (UNEJ).

Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari warga, khususnya para ibu dan balita. Para mahasiswa KKN turut aktif membantu dalam berbagai kegiatan posyandu. Mereka terlibat langsung dalam proses penimbangan balita, pengukuran tinggi badan serta pencatatan data kesehatan.

Selain itu, mahasiswa juga membantu dalam pemberian vitamin bagi anak-anak. Kehadiran mereka memberikan energi baru dan semangat bagi pelaksanaan kegiatan kesehatan masyarakat ini. Bidan Desa Kalibendo Ibu Sukarni menyampaikan apresiasinya atas bantuan para mahasiswa.

Menurut beliau, kolaborasi seperti ini sangat bermanfaat dalam mendukung pelayanan kesehatan primer di desa. Kader Posyandu juga mengungkapkan rasa terbantu dengan adanya tambahan tenaga dari mahasiswa. Ibu Kepala Desa Kalibendo turut hadir memberikan dukungan moral dan apresiasi langsung kepada semua pihak yang terlibat.

Beliau berharap kegiatan seperti ini terus ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di desa. Mahasiswa KKN UNEJ menyatakan senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan nyata di masyarakat. Mereka mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran dari kegiatan ini.

Giat Posyandu kali ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat. Diharapkan, kolaborasi ini bisa terus berlanjut dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya di Desa Kalibendo.


Mahasiswa UMM Lakukan Pendampingan Terhadap UMKM dan Inovasi Lingkungan Di Desa Kalibendo

Kalibendo – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) melaksanakan berbagai kegiatan produktif di Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat desa dalam mengembangkan potensi lokal serta meningkatkan literasi digital dan pemasaran serta kepedulian terhadap lingkungan.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Para mahasiswa membantu pelaku usaha untuk membuat akun media sosial guna meningkatkan jangkauan pemasaran. Dengan platform seperti Instagram dan tiktok, pelaku UMKM kini dapat mempromosikan produk secara lebih luas dan efisien.

Selain itu, mahasiswa juga memberikan pelatihan singkat mengenai pemasaran digital dan juga membantu pemasaran langsung pada giat CFD "Car Free Day"atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) dimana jalan di seputar alun-alun kota Lumajang ditutup untuk kendaraan bermotor pada hari Minggu pagi dan biasanya di manfaatkan untuk berjalan kaki.

Dalam rangka menjaga keberlangsungan program, mahasiswa juga menyusun panduan singkat mengenai penggunaan media sosial bagi UMKM. Panduan tersebut diberikan kepada pelaku usaha sebagai referensi jangka panjang

Tak hanya fokus pada UMKM, PMM UMM juga aktif dalam kegiatan lingkungan dengan mengunjungi dan merawat Pawon Urip, sebuah dapur komunitas yang menjadi simbol ketahanan pangan desa. Di lokasi ini, mahasiswa bersama warga membersihkan area dapur, merapikan tanaman obat keluarga dan sayuran.

Pawon Urip juga dijadikan sebagai tempat edukasi penting mengenai keberdayaan lokal dan pola hidup sehat. Warga desa diajak untuk terus menghidupkan fungsi dapur ini sebagai pusat kegiatan sosial dan edukatif.

Kegiatan lain yang tak kalah menarik adalah pelatihan pembuatan lilin dari minyak bekas (jelantah). Inovasi ini bertujuan mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menciptakan produk ramah lingkungan yang bernilai jual. Mahasiswa memperkenalkan cara penyaringan jelantah, pencampuran bahan, serta teknik pencetakan lilin yang sederhana dan murah.

Pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan pemuda karang taruna dengan semangat tinggi. Selain menghasilkan lilin, kegiatan ini membuka peluang ekonomi baru berbasis daur ulang. Warga menyampaikan harapan agar pelatihan semacam ini bisa terus berlanjut.

Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai dampak negatif pembuangan jelantah sembarangan terhadap lingkungan. Dengan pengolahan yang tepat, limbah ini bisa diubah menjadi barang yang berguna dan bernilai.

Seluruh rangkaian kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari perangkat desa serta tokoh masyarakat Kalibendo. Kolaborasi antara mahasiswa dan warga menciptakan suasana harmonis dan produktif selama masa pengabdian.

Melalui program PMM ini, mahasiswa UMM diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Sementara itu, masyarakat desa mendapatkan wawasan baru dalam menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan masa kini.

Kegiatan pengabdian ini juga memberikan pengalaman lapangan yang berharga bagi para mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di kampus. Dengan pendekatan partisipatif, program ini tidak hanya memberi dampak jangka pendek, tetapi juga menguatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Mahasiswa berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi kampus lain dalam membangun hubungan positif dengan masyarakat desa. Program PMM UMM di Desa Kalibendo pun menjadi contoh konkret dari sinergi antara dunia akademik dan masyarakat akar rumput.


Minggu, 03 Agustus 2025

Pembentukan Panitia Karnaval Desa Kalibendo 2025

Kalibendo – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Desa Kalibendo menggelar rapat pembentukan panitia karnaval pada Sabtu, 02 Agustus 2025. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Kalibendo mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai. Acara tersebut dihadiri oleh perangkat Desa, BPD, tokoh masyarakat, KIM Dharmawangsa, Karang Taruna, Perwakilan pemuda, serta sejumlah warga Desa Kalibendo

Rapat dibuka oleh Kepala Desa Kalibendo yang menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tahunan ini. Dalam suasana musyawarah mufakat, peserta rapat kemudian menetapkan struktur panitia karnaval 2025.

Hasil rapat menunjuk Bapak Aulia Rahman sebagai Ketua Panitia. Wakil Ketua dipercayakan kepada Bapak Trisdiantoro, Untuk posisi Sekretaris, terpilih Ibu Ely Nurzahrotin dan Bendahara dipercayakan kepada Ibu Wardatun Khoirun Nisa.

Panitia yang terbentuk segera menyusun agenda kerja demi kelancaran acara. Dalam rapat tersebut juga ditetapkan bahwa karnaval akan dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Karnaval akan mengambil titik start di Lapangan Desa Kalibendo dan finish di lokasi yang sama.

Rute karnaval direncanakan dari Lapangan Desa Kalibendo melintasi jalan utama di Dusun Sumberkadi melewati Dusun Kalibendo Utara kemudian menuju Dusun Kalibendo Selatan dan kembali lagi ke Lapangan desa Kalibendo. 

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi wadah kreativitas serta kebersamaan masyarakat Kalibendo.