Kalibendo – Hari Kamis (17/07/2025) Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Jember (UNEJ) 2025 melakukan kunjungan ke UMKM AROMA, sebagai bagian dari implementasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan menjalin kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha lokal.
UMKM AROMA dikenal sebagai salah satu usaha mikro yang bergerak di bidang olahan buah pisang yang lokasinya cukup strategis dan produknya yang khas menjadikan UMKM ini salah satu mitra potensial dalam program KKN UNEJ tahun ini.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa memaparkan program kerja mereka yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, khususnya di bidang kepengurusan ijin usaha, sertifikat halal, pemasaran digital, dan peningkatan kualitas produk. Mereka berharap program ini dapat membantu pelaku UMKM lokal naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Ibu Toyiba pemilik UMKM AROMA, menyambut baik kedatangan mahasiswa dan mengapresiasi inisiatif mereka. “Saya senang dengan kunjungan adik-adik mahasiswa. Program mereka sangat relevan dengan kebutuhan UMKM seperti kami,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan digital marketing sangat dibutuhkan karena selama ini promosi produk masih terbatas pengenalan dan penjualan di media sosial saja seperti lewat story Whatsapp, Face Book, Ia juga menyoroti pentingnya pencatatan keuangan, yang sering diabaikan oleh pelaku UMKM. “Kalau bisa dibantu untuk membuatkan pemasaran lewat media sosial dan buatkan sistem pencatatan keuangan yang sederhana tapi rapi, itu sangat membantu,” tambahnya. Dalam sesi diskusi, mahasiswa mencatat berbagai masukan dari pelaku UMKM sebagai bahan evaluasi dan penyesuaian program. Mereka juga berkomitmen untuk melakukan pendampingan intensif selama masa KKN berlangsung. “Kami ingin program ini bukan hanya formalitas, tapi benar-benar memberi dampak bagi UMKM,” ujar Afwan salah satu mahasiswa KKN.
Universitas Jember terus mendorong peran aktif mahasiswa dalam pengabdian masyarakat, khususnya dalam penguatan sektor ekonomi berbasis lokal. Pihak kampus menilai UMKM merupakan tulang punggung ekonomi desa yang perlu mendapat perhatian lebih dari generasi muda.
“Melalui KKN, mahasiswa belajar empati, solusi kreatif, dan kerja sama lintas sektor,” ujarnya dalam keterangan terpisah. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha. Selain UMKM AROMA, tim KKN UNEJ juga menjadwalkan kunjungan ke beberapa pelaku usaha lainnya di wilayah setempat. Pihak UMKM AROMA mengungkapkan kesiapannya untuk menjadi mitra belajar sekaligus penerima manfaat dari program ini. “Saya berharap mahasiswa bisa ikut bantu kami mengembangkan branding dan kemasan produk,” kata Ibu Toyiba lagi.
Tim KKN merespons dengan menawarkan Sosialisasi yang akan di laksanakan lain hari. Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Kalibendo mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNEJ dan berharap kerja sama ini terus berlanjut hingga setelah masa KKN. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara mahasiswa dan pelaku usaha. Kunjungan ke UMKM AROMA menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar