Kamis, 31 Juli 2025
Bimtek Penyusunan Keuangan Bumdesa Gunakan Aplikasi FORSA Digelar di DPMD Kabupaten Lumajang
Rabu, 30 Juli 2025
PEMBAGIAN BERAS BULOG DESA KALIBENDO
Lumajang – Selasa, 29 Juli 2025 Sebanyak 619 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang menerima bantuan beras dari Badan Urusan Logistik (Bulog).
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa 29 Juli 2025, bertempat di Pendopo Balai Desa Kalibendo.
Distribusi bantuan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga seluruh KPM selesai menerima haknya.
Bantuan beras Bulog ini merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah dalam rangka menjaga ketahanan pangan masyarakat. Masing-masing KPM menerima alokasi beras sebanyak 20 kilogram. Total beras yang disalurkan pada kegiatan tersebut mencapai lebih dari enam ton. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga masyarakat Kalibendo. Mereka mengaku sangat terbantu dengan bantuan pangan di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.
Kepala Desa Kalibendo Bapak Asnawi Mangku Alam, turut hadir memantau langsung jalannya kegiatan. Beliau menyampaikan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat untuk warganya, khususnya keluarga yang kurang mampu. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan menjadi berkah bagi semua,” ujarnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Kalibendo, Bapak Anang Setiawan. Beliau membantu pengamanan serta memastikan proses berjalan dengan tertib dan lancar.
Babinsa Desa Kalibendo, Bapak M. Rohim, juga tampak aktif mengawal jalannya kegiatan pembagian beras. Sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan Polri tampak kuat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Proses pembagian dilakukan secara tertib dengan sistem antrian berdasarkan nomor undangan. Petugas dari desa juga Mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Jember (UNEJ) beserta Universitas Islam Jember (UIJ) juga membantu mendistribusikan beras agar proses berjalan efisien. Setiap KPM diminta membawa identitas diri (e-KTP) sebagai syarat pengambilan bantuan.
Ketua KKN UNEJ sdr. Afwan mengatakan "Keberhasilan kegiatan ini adalah hasil kerja sama semua elemen masyarakat. Ia juga berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut hingga kondisi ekonomi masyarakat membaik. Warga penerima manfaat tampak antusias dan tertib selama proses pembagian berlangsung. Beberapa warga9 mengungkapkan bahwa ini adalah bantuan yang sangat mereka nantikan. “Alhamdulillah, beras ini bisa untuk kebutuhan seminggu lebih,” ujar seorang warga penerima.
Pemerintah Desa Kalibendo terus berupaya menyalurkan program-program bantuan secara tepat sasaran. Koordinasi dengan Bulog dan instansi terkait berjalan baik demi menjamin distribusi lancar.
Babinsa M. Rohim menyebut kegiatan ini merupakan bentuk nyata perhatian negara kepada rakyat. Bhabinkamtibmas Anang Setiawan juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketertiban acara.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ketahanan pangan masyarakat desa semakin terjaga.
Pembagian beras Bulog di Kalibendo menjadi contoh nyata kolaborasi untuk kesejahteraan bersama.
Minggu, 27 Juli 2025
Menggali Potensi UMKM Desa Kalibendo bersama KKN UNEJ & UIJ 2025
Sabtu, 26 Juli 2025
Kunjungan Mahasiswa UMM ke UMKM AROMA
Mahasiswa KKN UNEJ 2025 Kunjungi UMKM AROMA, Bahas Program Pemberdayaan UMKM
Kalibendo – Hari Kamis (17/07/2025) Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Jember (UNEJ) 2025 melakukan kunjungan ke UMKM AROMA, sebagai bagian dari implementasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan menjalin kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha lokal.
UMKM AROMA dikenal sebagai salah satu usaha mikro yang bergerak di bidang olahan buah pisang yang lokasinya cukup strategis dan produknya yang khas menjadikan UMKM ini salah satu mitra potensial dalam program KKN UNEJ tahun ini.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa memaparkan program kerja mereka yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, khususnya di bidang kepengurusan ijin usaha, sertifikat halal, pemasaran digital, dan peningkatan kualitas produk. Mereka berharap program ini dapat membantu pelaku UMKM lokal naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Ibu Toyiba pemilik UMKM AROMA, menyambut baik kedatangan mahasiswa dan mengapresiasi inisiatif mereka. “Saya senang dengan kunjungan adik-adik mahasiswa. Program mereka sangat relevan dengan kebutuhan UMKM seperti kami,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan digital marketing sangat dibutuhkan karena selama ini promosi produk masih terbatas pengenalan dan penjualan di media sosial saja seperti lewat story Whatsapp, Face Book, Ia juga menyoroti pentingnya pencatatan keuangan, yang sering diabaikan oleh pelaku UMKM. “Kalau bisa dibantu untuk membuatkan pemasaran lewat media sosial dan buatkan sistem pencatatan keuangan yang sederhana tapi rapi, itu sangat membantu,” tambahnya. Dalam sesi diskusi, mahasiswa mencatat berbagai masukan dari pelaku UMKM sebagai bahan evaluasi dan penyesuaian program. Mereka juga berkomitmen untuk melakukan pendampingan intensif selama masa KKN berlangsung. “Kami ingin program ini bukan hanya formalitas, tapi benar-benar memberi dampak bagi UMKM,” ujar Afwan salah satu mahasiswa KKN.
Universitas Jember terus mendorong peran aktif mahasiswa dalam pengabdian masyarakat, khususnya dalam penguatan sektor ekonomi berbasis lokal. Pihak kampus menilai UMKM merupakan tulang punggung ekonomi desa yang perlu mendapat perhatian lebih dari generasi muda.
“Melalui KKN, mahasiswa belajar empati, solusi kreatif, dan kerja sama lintas sektor,” ujarnya dalam keterangan terpisah. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha. Selain UMKM AROMA, tim KKN UNEJ juga menjadwalkan kunjungan ke beberapa pelaku usaha lainnya di wilayah setempat. Pihak UMKM AROMA mengungkapkan kesiapannya untuk menjadi mitra belajar sekaligus penerima manfaat dari program ini. “Saya berharap mahasiswa bisa ikut bantu kami mengembangkan branding dan kemasan produk,” kata Ibu Toyiba lagi.
Tim KKN merespons dengan menawarkan Sosialisasi yang akan di laksanakan lain hari. Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Kalibendo mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNEJ dan berharap kerja sama ini terus berlanjut hingga setelah masa KKN. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara mahasiswa dan pelaku usaha. Kunjungan ke UMKM AROMA menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Mahasiswa UMM Laksanakan PMM 2025 di Desa Kalibendo
Desa Kalibendo – Pada tanggal 21 Juli 2025, lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi tiba di Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang untuk melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin UMM untuk mendorong mahasiswa mengaplikasikan ilmu mereka di tengah masyarakat.
Kelima mahasiswa tersebut seluruhnya berasal dari program studi Manajemen.
Mereka adalah Amprilia Ayu Darmayanti, Regyna Yessy Widyanti, Mayla Sifa Nabila Nurul Alizza, Lailatul Fazriah, dan Albizar Habibal Mahmud. Setibanya di Desa Kalibendo, mereka disambut hangat oleh Pemerintahan Desa Kalibendo dan warga sekitar.
Keesokan harinya, Selasa, 22 Juli 2025, kegiatan pembukaan resmi PMM dilaksanakan di Kantor Desa Kalibendo. Acara pembukaan dihadiri oleh Sekretaris Desa Kalibendo, Perangkat Desa Kalibendo dan Mahasiswa yang sedang PMM serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Kalibendo Bapak Trisdiantoro menyampaikan terima kasih kepada UMM karena sudah datang ke Desa Kaibendo. Beliau berharap kehadiran mahasiswa ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kalibendo. Program ini menjadi wadah pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa dan masyarakat.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.
Mahasiswa memperkenalkan diri satu per satu kepada jajaran pemerintah desa Kalibendo. Mereka juga memaparkan secara singkat rencana kerja yang akan dijalankan selama masa PMM.
Program utama mereka meliputi pendampingan UMKM. Salah satu fokus utama adalah mendukung pengembangan UMKM berbasis potensi desa.
Mahasiswa telah menjalin komunikasi awal dengan pelaku usaha setempat, termasuk produsen olahan buah pisang yang cukup dikenal di desa yaitu AROMA. UMKM ini dipandang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan manajerial dan pemasaran, PMM kali ini di fokuskan pada Rebranding usaha dari segi tampilan, sosial media hingga alat pemasaran UMKM AROMA di Desa Kalibendo.